Brigjen Nioko Serahkan Jabatan Danpuslatmar kepada Kolonel Herkulanus
Danpuslatmar) Kodiklatal resmi diserahterimakan dari Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi Legowo Harumbintoro (kanan) kepada Kolonel Marinir Herkulanus Henry Sintarto (kiri) dipimpin Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah di Gedung R.E. Martadinat
BANTENNEWS | Surabaya — Pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut bukan sekadar rutinitas organisasi. Ia adalah penanda kesinambungan pengabdian, sekaligus refleksi kesiapan institusi dalam menjawab tantangan tugas ke depan. Hal itulah yang tergambar dalam upacara serah terima jabatan Komandan Pusat Latihan Marinir (Danpuslatmar) Kodiklatal yang digelar di Gedung R.E. Martadinata Kodiklatal, Surabaya, Selasa (16/12/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han). Dalam suasana khidmat dan tertib militer, tongkat kepemimpinan Puslatmar resmi berpindah dari Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi Legowo Harumbintoro, S.H., M.Tr.Hanla, M.H., kepada Kolonel Marinir Herkulanus Henry Sintarto, CTMP.
Rangkaian prosesi berjalan penuh makna. Penyerahan Patola Puslatmar Kodiklatal, penandatanganan naskah serah terima jabatan, hingga pengucapan Pakta Integritas, menjadi simbol komitmen moral dan profesionalisme seorang perwira dalam mengemban amanah negara. Sejumlah pejabat utama Kodiklatal turut hadir, menegaskan pentingnya posisi Puslatmar dalam struktur pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut.
Dalam amanatnya, Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel melalui tour of duty dan tour of area. Pola ini dirancang untuk menjaga dinamika organisasi, memperkaya pengalaman kepemimpinan, serta memastikan roda satuan tetap berjalan efektif.
“Setiap jabatan adalah amanah dari pimpinan TNI Angkatan Laut yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme. Tantangan tugas ke depan menuntut kualitas kepemimpinan yang adaptif dan visioner,” tegasnya.
Sebagai eselon pelaksana Kodiklatal, Pusat Latihan Marinir (Puslatmar) memegang peran strategis dalam menyiapkan prajurit Korps Marinir yang profesional dan siap operasional. Puslatmar menjadi pusat pengendali berbagai bentuk latihan, mulai dari latihan khusus Marinir, latihan pasukan pendarat amfibi, latihan bantuan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) aspek darat, hingga latihan bersama dan latihan terpadu lintas matra.
Di tengah dinamika ancaman dan perkembangan lingkungan strategis, kualitas latihan menjadi kunci. Karena itu, kepemimpinan di Puslatmar tidak hanya dituntut mampu mengelola program latihan, tetapi juga membaca arah perkembangan doktrin, teknologi, serta pola operasi modern.
Kolonel Marinir Herkulanus Henry Sintarto, CTMP, yang kini dipercaya memimpin Puslatmar Kodiklatal, dinilai memiliki bekal pengalaman dan kapasitas tersebut. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Staf Ahli F Binpotnaskuatmar Pok Sahli Koarmada II, serta memiliki pengalaman pendidikan pertahanan melalui Diklemhanas di Thailand. Latar belakang ini menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan kualitas dan relevansi latihan Marinir.
Sementara itu, Brigjen TNI (Mar) Nioko Budi Legowo Harumbintoro, yang telah menuntaskan tugasnya sebagai Danpuslatmar Kodiklatal, mendapat apresiasi langsung dari Dankodiklatal atas dedikasi dan kontribusinya. Di bawah kepemimpinannya, Puslatmar terus berupaya menjaga konsistensi mutu latihan dan kesiapan satuan.
Pengabdian Brigjen Nioko tidak berhenti di Surabaya. Ia selanjutnya mengemban amanah baru sebagai Pa Sahli TK II Pengawas Afrika dan Timur Tengah Bidang Hubungan Internasional di Mabes TNI, posisi strategis yang menuntut pemahaman geopolitik dan diplomasi pertahanan.
Pergantian kepemimpinan ini menegaskan bahwa kekuatan TNI Angkatan Laut dibangun melalui proses berkelanjutan. Dari ruang-ruang latihan hingga medan operasi, kualitas prajurit bermula dari pembinaan yang terencana dan kepemimpinan yang kuat. Dari Surabaya, Puslatmar Kodiklatal kembali meneguhkan perannya sebagai dapur utama pembentukan prajurit Marinir yang tangguh, profesional, dan siap menjaga kedaulatan negara. (Red)
Editor :Hary Santoso
Source : Redaksi